Perbedaan Reseller, Dropshipper dan Distributor dalam Bisnis Rumahan

02.42 Mugiwara Upi 0 Comments

Mendengar kata-kata reseller, dropshipper dan distributor pasti sudah tidak asing lagi bagi kalian. Tapi apaka sudah tahu tentang arti dari ketiga kata itu dalam bisnis rumahan? Jika belum mari kita pelajari bersama-sama, sehingga Kamu tahu perbedaannya dan bagaimana sistemnya. Berikut penjelasannya :
jadi pengusaha di kudo
Reseller produk
Peluang bisnis rumahan menjadi reseller suatu produk terbuka lebar, karena banyak sekali toko online yang membuka kerjasama. Pada website toko online, biasanya terdapat informasi yang menjabarkan tentang kesempatan kerjasama menjadi reseller. Karena cara itu cukup menguntungkan bagi pemilik toko online. Selain banyaknya reseller, juga semakin cepat perputaran kuangan mereka dan hasil penjualan pun tertarget.

Bagi kamu yang berminat menjadi reseller produk toko online pun akan memperoleh banyak keuntungan. Mulai dari tidak terlalu pusing memikirkan produk yang dijual sampai mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan. Keuntungan lainnya adalah kamu tidak repot membangun brand. Tapi mungkin untuk bergabung kamu diharuskan memilih paket kerjasaman sebelum bisa menjual produknya. 

Dropshipper
Sistem bisnis rumahan dropshipper berbeda dengan reseller. Reseller umumnya diharuskan membeli dulu produk supplier untuk stok, sedangkan dropshipper tidak. Dapat dibilang, sistem dropshipper merupakan bisnis rumahan tanpa modal. Bahkan proses pengiriman barang di lakukan oleh supplier yang mengatasnamakan Kamu. Tugas kamu sebagai agen hanya untuk mencari pembeli dan memastikan pembayaran barangnya.

Distributor
Jika memang kamu telah menyiapkan dana yang besar untuk memulai bisnis rumahan online, cobalah untuk menjadi distributor. Keuntungan distributor dari sistem penjualan lainnya adalah mendapatkan keuntungan lebih besar karena diskon yang diberikan lebih besar daripada bentuk kerjasama lainnya.
Jenis bisnis rumahan online lainnya, masih banyak yang dapat kamu jalankan untuk sampingan. Diantaranya menjadi publisher adsense, penulis konten suatu blog, affiliasi, jasa penerjemah, jasa pembuatan website, jasa pembuatan logo dan lainnya. Tapi, ingat semua bisnis membutuhkan skill atau keahlian dalam mengoperasikan internet dan sosial media. Selain itu, cara bisnisnya cenderung lebih rumit daripada bisnis rumahan biasa.

You Might Also Like

0 komentar: