Usia matang namun belum bisa beli rumah ? ini penyebabnya !!

03.07 Mugiwara Upi 0 Comments





Semangat menggebu yang dimiliki oleh kaum milenial saat ini menjadikan mereka cukup antusias untuk mempersiapkan masa depan mereka dengan matang. Demi mencapai kebebasan finansial di masa tua, saat ini tidak sedikit anak muda usia 20 hingga 30 an sudah memiliki niat untuk membeli rumah sendiri. Ada yang sudah memulai dengan membeli tanah kavling atau lahan tanah kosong yang kemudian akan dibagun rumah diatasnya atau hanya sekedar menunggu nilai jualnya meninggi, bahkan beberapa diantara mereka sudah berani mengambil komitmen untuk rumah murah Jakarta  dengan sistem pembayaran KPR atau ( Kredit Pemilikan Rumah) diusia mereka yang masih 20an memungkinkan mereka menyelesaikan sistem pembayaran saat usia 40an.
Tidak sedikit kaum milenial kreatif yang bisa memiliki penghasilan sendiri sehingga memiliki tabungan dan investasi untuk kebutuhan di masa depan. Bagaimana denganmu ? apakah sudah memiliki penghasilan di usiamu yang masih muda ? sudahkan memiliki pekerjaan dengan pendapatan yang cukup atau bahkan lebih ? apakah kamu sudah merencanakan untuk membeli rumah ?
Namun sayangnya meski sudah ada beberapa kaum milenial yang mulai merencanakan masa depannya. Di luar sana masih ada anak muda yang masih berleha – leha untuk memikirkan masa depannya. Tidak sedikit bahkan diantaranya yang memiliki pekerjaan dengan pendapatan luamayan namun masih belum bisa membeli rumah ? mengapa bisa demikian ? kemungkinan besar ia memiliki permasalahan atau alasan tertentu yang membuat mereka masih belum layak untuk beli rumah. Berikut beberapa kondisi yang menjadi penyebab mengapa mereka masih belum layak untuk beli rumah :


Pekerjaan belum tetap
Memiliki pekerjaan yang tidak tetap atau masih ingin bekerja di berbagai tempat guna memiliki pengalaman lebih merupakan hal yang sering dilakukan kaum milenial saat ini. Dibandingkan dengan membeli rumah murah Jakarta mereka lebih memilih untuk menitik karir terlebih dahulu. Bila begitu tempat tinggal mereka pun masih tidak menentu dengan pekerjaan yang sering berpindah – pindah ini. Masih belum memiliki alasan yang tepat untuk membeli sebuah tempat tinggal dengan kondisi seperti ini. Menitik karir dan mencari pengalaman memang tidak dilarang, namun bila masa depanmu dipertaruhkan sebaiknya berhentilah dan mulai memantapkan diri untuk memiliki pekerjaan tetap dan menetap dalam sebuah lingkungan. Meskipun hal ini tidak memungkinkan setidaknya belilah sebidang tanah untuk dijadikan sebagai investasi.

Tidak Memiliki Tabungan
Membeli rumah memerlukan dana yang tidak sedikit. Meski kamu memiliki pendapatan rendah sekalipun bila kamu rajin menabung kamu akan memiliki anggaran untuk membeli rumah di masa mendatang. Meskipun nilainya tampak sedikit, namun bila dikumpulkan secara rutin tetun jumlahnya akan terus bertambah banyak. Bila perlu tentukan target menabung secara berkala setiap hari, mingguan atau bulanan untuk mendisiplinkan diri menabung.
Biaya uang muka, cicilan dan biaya kebutuah lainnya yang terduga bisa kamu atasi dengan menggunakan uang tersebut. Jika kamu masih belum mulai untuk membuka tabungan khusus untuk biaya beli rumah mungkin rumah memang belum menjadi prioritas utamanmu.

Rekan Jejak Keuangan Buruk
Ketika kamu memiliki kebiasaan menunggak untuk membayar tagihan kartu kredit, listrik, air dan cicilan lainnya akan membuat citramu buruk di mata orang lain. Catatan ini bisa menjadi salah satu pertanda bahwa kamu memiliki keadaan finansial yang tidak baik.
Bila kamu menggunakan kartu kredit dengan tidak bijak, ini akan menimbulkan resiko ditolaknya permintaan KPR yang ke bank. Impian memiliki dan membeli rumah pun pupus sudah. Mulailah untuk membersihkan catatan buruk tersebut guna memperlancar urusanmu.

Belum Bisa Menetap
Bila kamu termasuk senang melakukan perjalanan dan mengalami berbagai petualangan dan pengalaman. Kamu tentu tidak akan merasa nyaman ketika harus tinggal di suatu area dalam waktu yang lama. Hal ini berarti membeli rumah bukanlah pilihan tepat untukmu.
Jika kamu sudah mantap menetapkan pilihan untuk membeli rumah kamu akan tinggal dan menetap di suatu kawasan dalam waktu yang lama. Setidaknya 5 hingga 7 tahun kedepan.

Tidak memiliki target rumah
Untuk kamu yang sudah mulai fokus menabung dan membuat rencana untuk beli rumah, kamu akan memiliki perencanaan yang cukup matang dan mendetail. Mulai dari dana hingga spesifikasi rumah yang dibutuhkan. Namun bila kamu masih belum memikirkannya, coba periksa kembali niatmu untuk membeli rumah.
Kriteria rumah yang kamu butuhkan akan membantu menentukan kebutuhan – kebutuhan lainnya yang perlu dipersiapkan seperti, besaran dana pasti yang harus disediakan, desain dan penataan rumah.


Jika kodisi diatas tengah mendeskripsikan keadaanmu saat ini, maka kamu belum layak untuk membeli rumah murah Jakarta . Namun bila sebaliknya, kamu sudah layak dan mampu untuk membeli rumah sendiri. Segera putuskan pilihan spesifikasi rumah yang bagaimana yang sesuai dengan kebutuhanmu beberapa tahun kedepan, berapa dana yang kamu miliki. Buat keputusan sesegera mungkin agar kamu bisa mendapatkan rumah dengan harga yang lebih murah. Karena belum tentu kamu bisa mendapatkannya dengan harga yang sama beberapa waktu yang akan datang.

You Might Also Like

0 komentar: